Misteri Kematian WNA Arab Saudi di Bima, Polisi Amankan Miras hingga Obat-obatan

Buser Official NET. Seorang warga negara asing (WNA) asal Arab Saudi berinisial MSM (52) meninggal dunia setelah mengalami penurunan kondisi kesehatan di tempat domisilinya di Desa Oi Saro, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (4/8/2026).

Kasatreskrim Polres Bima, Iptu Ghufron Subeki, menjelaskan bahwa korban sempat dilarikan menuju Puskesmas Sanggar untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, dalam perjalanan korban dinyatakan meninggal dunia.

Example 300x600

Berdasarkan keterangan kepolisian, sehari sebelum meninggal, korban ditemukan oleh seorang warga dalam kondisi terbaring lemas di sofa rumahnya. Saat diajak berbicara, korban tidak memberikan respons. Warga kemudian membelikan makanan sekaligus melaporkan kondisi tersebut kepada Kepala Desa Oi Saro.

Kepala desa bersama warga kemudian mendatangi rumah korban dan memanggil tenaga kesehatan untuk melakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tekanan darah korban mencapai sekitar 170/130 mmHg. Selain itu, korban terlihat lemas, mulut mengeluarkan busa, serta tercium bau alkohol yang cukup menyengat.

Tim Inafis Satreskrim Polres Bima melakukan olah TKP di rumah tempat ditemukan MSM meninggal dunia, Selasa dinihari (4/8).

Melihat kondisi korban yang semakin memburuk, tenaga kesehatan bersama warga segera membawa korban ke Puskesmas Sanggar menggunakan kendaraan. Namun, korban mengembuskan napas terakhir sebelum tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Jenazah selanjutnya dievakuasi ke RSUD Bima menggunakan ambulans Puskesmas Sanggar dengan didampingi istri korban dan personel Polsek Sanggar.

Baca Juga :  Tambora Jungle Run 2026 Resmi Dibuka, Siap Hadirkan Sensasi Berlari di Jantung Alam Pulau Sumbawa

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Inafis Satreskrim Polres Bima melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa setengah botol minuman keras jenis anggur merah yang berada di dalam kulkas, enam botol kosong minuman keras berbagai merek, serta beberapa bungkus obat-obatan generik. Selain itu, polisi juga mengamankan sebuah tas selempang berwarna hitam yang berisi paspor dan sejumlah dokumen identitas milik korban.

Hasil pemeriksaan awal terhadap tubuh korban tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, penyebab pasti kematian belum dapat dipastikan karena memerlukan pemeriksaan medis lanjutan melalui autopsi.

Namun demikian, pihak keluarga korban melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta hanya memberikan izin untuk dilakukan visum luar dan secara resmi menolak pelaksanaan autopsi.
Saat ini, proses pemulangan jenazah ke Arab Saudi tengah dilakukan untuk dimakamkan di negara asalnya.

<banner 500x600
banner 120x600
Example 400x400