Pria Mengaku Jadi Korban Pola Manipulatif, Hubungan Berujung Dugaan Penipuan dan Pemanfaatan

Buser Official NET. Kota Bima – Seorang pria mengaku mengalami serangkaian tindakan dari teman wanitanya yang menurutnya mengarah pada pola manipulatif dan dugaan unsur penipuan.

Menurut pria tersebut, dirinya telah berulang kali berusaha mengakhiri hubungan. Namun, wanita tersebut disebut terus datang dan berusaha mempertahankan hubungan, meski pria itu mengaku sudah berkali-kali memberikan peringatan agar tidak melakukan hal-hal yang dapat menimbulkan persoalan.

Example 300x600

Peringatan tersebut, menurut pengakuannya, justru diabaikan dan tindakan yang dipersoalkan kembali terjadi. Kondisi itu membuat pria tersebut mulai mempertanyakan apakah hubungan tersebut benar-benar didasari keinginan untuk bersama atau terdapat tujuan lain.

Pria itu juga mengaku mendapat informasi bahwa dirinya kerap dibicarakan secara buruk dan dihina di hadapan orang lain. Di sisi lain, wanita tersebut disebut meminta agar hubungan mereka tidak diketahui banyak orang.

Baca Juga :  Misteri Kematian WNA Arab Saudi di Bima, Polisi Amankan Miras hingga Obat-obatan

Persoalan kemudian berkembang pada masalah keuangan. Pria tersebut membantah anggapan bahwa dirinya kerap menggunakan uang wanita. Ia justru mengklaim dirinya yang sering diminta mencari uang dan memenuhi berbagai kebutuhan.

Kecurigaan semakin meningkat ketika pria itu mengaku menemukan percakapan yang menurutnya terkesan mengarahkan dirinya untuk mengakui adanya tindakan kekerasan. Ia khawatir komunikasi tersebut nantinya digunakan sebagai bukti dalam persoalan hukum.

Selain itu, pria tersebut mengaku beberapa kali mengalami kejadian di tempat ramai ketika wanita itu disebut tiba-tiba berteriak atau menunjukkan emosi di hadapan orang lain. Ia menduga tindakan tersebut dapat memancing reaksi masyarakat yang tidak mengetahui kejadian sebenarnya.

Dari seluruh rangkaian tersebut, pria itu menilai terdapat pola yang menurutnya tidak lagi dapat dianggap sebagai konflik hubungan biasa. Ia kemudian berusaha menyimpan komunikasi, mengingat kronologi, dan mengumpulkan informasi untuk mengetahui apakah terdapat tujuan tertentu di balik tindakan tersebut.

Baca Juga :  Sedikitnya 5 Rumah Warga di Desa Renda Belo Dilalap Si Jago Merah

Menurut pria tersebut, rangkaian kejadian yang dilakukan berulang meski sudah diperingatkan membuatnya menduga adanya unsur penipuan atau upaya memanfaatkan dirinya. Namun, dugaan tersebut tetap harus dibuktikan berdasarkan bukti komunikasi, transaksi, saksi, kronologi, dan unsur hukum yang berlaku.

Hingga saat ini, keterangan tersebut masih merupakan versi dari pihak pria. Pihak wanita yang disebutkan dalam cerita tetap memiliki hak untuk memberikan klarifikasi dan menyampaikan versinya.Seorang pria mengaku mengalami serangkaian tindakan dari teman wanitanya yang menurutnya menunjukkan pola manipulatif dan menimbulkan dugaan adanya unsur penipuan.

<banner 500x600
banner 120x600
Example 400x400