Resmi Dibuka, Muscab Ke-VI DPD PAN Kabupaten Bima Fokus Penguatan Kader hingga Akar Rumput

Ketua DPD PAN Kab. Bima Muhammad Aditya Ardin saat memberikan kata sambutan.

Buser Official NET, Bima – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional Kabupaten Bima menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI di Paruga Na’e Talabiu, Kecamatan Woha, Kabupaten Bima, Kamis (9/4/2026).

Muscab secara resmi dibuka oleh Ketua DPW PAN NTB, H. Lalu Ahmad Zaini. Kegiatan ini juga dihadiri Sekretaris DPW PAN NTB Ady Mahyudi, Ketua DPD PAN Kota Bima Feri Sofyan, Anggota DPRD Provinsi NTB M. Aminurullah, serta jajaran pengurus DPD PAN Kabupaten Bima.

Example 300x600

Muscab ke-VI ini menjadi forum strategis untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah kebijakan politik partai menghadapi agenda ke depan, termasuk Pemilu 2029.

Dalam sambutannya, Ketua DPD PAN Kab. Bima Muhammad Aditya Ardin menegaskan bahwa penguatan partai harus bertumpu pada kepercayaan dan soliditas kader. Ia menilai Muscab bukan sekadar agenda organisasi, melainkan momentum untuk menguji komitmen bersama dalam menjaga persatuan.

Baca Juga :  Firdaus Sentil Anggota DPRD Bima yang Masih “Doyan” SPPD di Tengah Efisiensi Anggaran
Foto bersama seluruh kader PAN di Paruga Na’e Talabiu, tempat berlangsungnya acara Muscab ke-VI.

Ia juga menyoroti hasil Pemilu 2024 sebagai bahan evaluasi. Menurutnya, capaian tersebut harus menjadi titik tolak untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.

“Politik tidak berhenti pada satu hasil. Diperlukan kerja yang lebih terorganisir, terukur, dan konsisten untuk menjawab tantangan ke depan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa DPD PAN Kabupaten Bima telah memulai langkah konsolidasi melalui pembentukan koordinator relawan sebagai upaya memperkuat mesin partai hingga ke tingkat akar rumput.

Kader PAN, kata dia, juga didorong untuk lebih aktif menjaring potensi di tengah masyarakat, baik di tingkat desa, kecamatan, maupun komunitas. Pendekatan langsung dinilai menjadi strategi efektif dalam memperluas basis dukungan.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga soliditas pasca pemilihan kepengurusan. Perbedaan pilihan dalam Muscab dinilai sebagai bagian dari dinamika demokrasi internal yang harus disikapi secara dewasa.

Baca Juga :  Jelang Ramadhan, Muhammad Aditya Ardin Bantu Sarana Ibadah Musollah Al-Isra’ Dusun Lewi

“Siapa pun yang terpilih merupakan amanah. Sementara yang belum terpilih tetap memiliki peran dalam membesarkan partai,” katanya.

Dalam kesempatan itu, perhatian juga diarahkan kepada Fraksi PAN di DPRD Kabupaten Bima agar tampil sebagai representasi partai yang aktif, responsif, dan konsisten dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.

Melalui Muscab ke-VI ini, PAN Kabupaten Bima menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi, memperluas jaringan politik, serta meningkatkan kepercayaan publik sebagai bagian dari upaya menghadapi kontestasi politik mendatang. (BSR001)

<banner 500x600
banner 120x600