Buser Official NET, Bima-Pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bima pada Sabtu (18/4/2026) disebut sebagai bagian dari penataan birokrasi berbasis kompetensi.
Bupati Bima menegaskan, seluruh pejabat yang dilantik telah melewati tahapan seleksi terbuka. Menurutnya, proses tersebut mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kompetensi, kualifikasi, hingga kebutuhan organisasi. Ia membantah anggapan bahwa rotasi dilakukan secara mendadak.
“Pelantikan ini bukan keputusan yang spontan, tapi hasil seleksi yang objektif, transparan, dan terukur. Mereka yang dilantik memiliki kompetensi dan kualifikasi yang spesifik sesuai kebutuhan,” kata Bupati dalam sambutannya.
Ia menilai rotasi jabatan tidak sekadar bersifat administratif atau seremonial. Lebih dari itu, langkah ini diarahkan untuk memperkuat kinerja birokrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bima.
“Ini adalah komitmen kita bersama untuk menghadirkan pemerintahan yang profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat,” ujarnya.
Bupati Bima berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera menunjukkan kinerja optimal. Ia menekankan pentingnya respons cepat dan kemampuan adaptasi dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah ke depan.
Dengan rotasi ini, pemerintah daerah menargetkan terciptanya birokrasi yang lebih efektif dan berorientasi pada hasil, sejalan dengan tuntutan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (BSR004)








