“Jangan sampai ada cerita yang berbeda-beda kemudian menimbulkan kegaduhan. Kalau memang ada tuduhan terhadap saya, mari dibuktikan. Kalau ada persoalan lain, mari kita luruskan bersama berdasarkan fakta,” tegas IR
IR kemudian menjelaskan alasan dirinya memilih menyampaikan persoalan tersebut kepada publik. Menurutnya, langkah itu dilakukan setelah sebelumnya ia mengaku telah mencoba menyampaikan laporan kepada pihak perusahaan.
IR mengatakan laporan tersebut berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum karyawati.
Menurutnya, laporan itu disampaikan dengan harapan dapat menjadi bahan evaluasi dan memberikan manfaat bagi perusahaan.
Namun, IR mengaku justru mendapatkan perlakuan yang menurutnya tidak mengenakkan dari pihak perusahaan.
Ia bahkan mengaku pernah mendapatkan perkataan yang dianggapnya tidak pantas.
IR mengaku tidak mengetahui apa dasar perlakuan tersebut, terutama karena menurutnya dirinya menyampaikan laporan dengan membawa bukti yang dinilai perlu diketahui oleh perusahaan.
“Saya menyampaikan laporan karena ingin persoalan ini menjadi perhatian perusahaan. Tetapi yang saya terima justru perlakuan yang tidak mengenakkan. Saya juga tidak mengetahui apa dasar sampai saya diperlakukan seperti itu,” ungkap IR
IR juga menyebut nomor teleponnya kemudian diblokir oleh pihak perusahaan. Menurutnya, tindakan tersebut terjadi setelah dirinya menyampaikan laporan mengenai persoalan yang dianggapnya perlu diketahui oleh perusahaan.
Hingga saat ini, IR mengaku belum mendapatkan perkembangan yang jelas terkait laporan yang pernah disampaikannya. Kondisi tersebut kemudian menjadi salah satu alasan dirinya memilih menyampaikan persoalan ini kepada publik.
Menurut IR, apabila sebuah laporan berkaitan dengan dugaan pelanggaran yang melibatkan karyawan, semestinya perusahaan dapat menanggapinya secara profesional, melakukan pemeriksaan internal, serta memberikan kejelasan mengenai tindak lanjut laporan tersebut.
Ia berharap PNM Mekar dapat memastikan setiap laporan yang masuk ditangani secara bijak dan profesional tanpa mengesampingkan hak setiap pihak untuk mendapatkan klarifikasi.
“Kalau memang laporan saya salah, silakan dibuktikan. Kalau benar, tentu perusahaan juga harus mengambil langkah. Saya hanya ingin semuanya jelas dan tidak ada pihak yang dirugikan,” tegas IR
IR menilai persoalan ini menjadi pekerjaan rumah bagi perusahaan untuk memastikan setiap laporan maupun informasi yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran dapat ditangani secara profesional. Menurutnya, persoalan tersebut jangan sampai berkembang menjadi kesalahpahaman yang justru merugikan nama baik pihak-pihak yang terlibat.









