IR juga menyatakan siap menyampaikan bukti komunikasi yang dimilikinya kepada pihak terkait sebagai bahan klarifikasi.
Ia berharap persoalan mengenai dugaan permintaan urine, hubungan pribadinya dengan RNS, hingga laporan yang pernah disampaikannya kepada perusahaan dapat dipisahkan dan diperiksa berdasarkan fakta masing-masing.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari RNS, PNM Mekar Unit Kota Bima maupun RSUD Kota Bima terkait seluruh pernyataan IR tersebut. Konfirmasi dari pihak-pihak terkait diperlukan untuk memastikan fakta dan duduk persoalan secara utuh. Seluruh tudingan dalam pemberitaan ini merupakan keterangan dari IR dan belum dapat dianggap sebagai fakta yang telah terbukti sebelum adanya klarifikasi dan verifikasi lebih lanjut. (Red)









