IR Ungkap Dugaan Permintaan Urine untuk Medical Check-Up, Pertanyakan Respons PNM Mekar

Setelah mendapatkan urine tersebut, IR mengaku kemudian diminta RNS untuk membawanya menggunakan sebuah botol kecil menuju RSUD Kota Bima.

Namun, dalam perjalanan persoalan tersebut, IR mulai merasa perlu memastikan tujuan sebenarnya. Ia mengaku ingin mengetahui apakah benar terdapat kegiatan medical check-up yang dilakukan oleh perusahaan PNM Mekar dan apakah penggunaan urine tersebut memang bagian dari prosedur pemeriksaan kesehatan.

Example 300x600

“Saya awalnya hanya membantu karena saya mengenal dekat RNS. Tetapi saya juga tidak ingin persoalan ini menjadi masalah di kemudian hari. Karena itu, saya merasa perlu meluruskan dan memastikan semuanya,” ujar IR.

IR menegaskan dirinya tidak bermaksud menuduh atau menghakimi pihak mana pun. Ia justru berharap persoalan tersebut dapat diklarifikasi secara terbuka oleh pihak-pihak terkait.

Menurutnya, pihak PNM Mekar perlu memberikan penjelasan apakah benar terdapat kegiatan medical check-up terhadap RNS. Sementara pihak RSUD Kota Bima juga dinilai perlu mengetahui persoalan tersebut agar seluruh proses pemeriksaan dapat dipastikan berlangsung sesuai prosedur.

Baca Juga :  KMP Putri Yasmin Terbakar di Selat Lombok, Satu Orang Meninggal Dunia dan Ratusan Penumpang Dievakuasi

IR mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kemungkinan munculnya persoalan yang lebih besar di kemudian hari.
“Saya hanya ingin semuanya jelas. Kalau memang benar ada medical check-up dari perusahaan, tentu lebih baik dilakukan sesuai prosedur dan tidak menimbulkan pertanyaan,” ungkapnya.

Di sisi lain, IR juga menyinggung persoalan lain terkait hubungannya dengan RNS. Ia mengaku selama ini kerap mendapatkan perlakuan yang menurutnya tidak menyenangkan dan tidak beretika.

IR juga membantah apabila dirinya disebut pernah meminta uang atau melakukan pemerasan terhadap RNS. Ia mempertanyakan dasar dari tuduhan tersebut dan meminta agar persoalan itu dapat dibuktikan secara jelas.

“Kalau saya disebut sering meminta uang atau memeras, saya mempertanyakan nominal berapa yang saya minta, berapa yang diberikan, dan sejak kapan saya disebut sebagai pemeras. Semua itu tentu harus dibuktikan agar tidak menjadi tuduhan sepihak,” kata IR

Baca Juga :  Limbah dan Sanitasi Jadi Sorotan, 31 Dapur gizi di Bima dihentikan sementara

Menurut IR, persoalan tersebut sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku justru kerap mendapatkan perlakuan yang menurutnya tidak sepantasnya.

Terkait kedekatan antara dirinya dan RNS, IR menyampaikan versi berbeda. Ia mengaku selama ini justru RNS yang lebih dahulu membangun komunikasi dan kedekatan dengannya. Namun, menurut IR, dirinya kemudian mengetahui adanya pernyataan berbeda dari RNS mengenai hubungan keduanya.

IR menilai perbedaan cerita tersebut perlu diluruskan agar tidak berkembang menjadi kegaduhan ataupun menimbulkan kerugian bagi salah satu pihak.

<banner 500x600
banner 120x600
Example 400x400