“Terdapat lima sekolah dasar yang menjadi fokus pengenalan pilot project Guru Bot, salah satunya SDN Inpres Tonggorisa. Selanjutnya kami juga akan mengunjungi SDN Belo, SDN Panda, SDN Mbawa, dan SDN Sanggar,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang guru di SDN Inpres Tonggorisa, Marliana, yang juga menjadi guru pendamping penggunaan media pembelajaran Guru Bot berbasis website, mengaku program tersebut sangat membantu proses belajar mengajar.
Menurutnya, saat Guru Bot masih digunakan melalui aplikasi handphone, pemanfaatannya belum sepenuhnya maksimal. Namun setelah dikembangkan menjadi berbasis website, proses pembelajaran dinilai lebih efektif dalam membantu siswa meningkatkan kemampuan belajar.
“Program Guru Bot sangat bermanfaat untuk meningkatkan kecerdasan anak-anak. Dengan pengembangan yang ada saat ini, kami merasa sangat terbantu dan siswa-siswa juga dapat berkembang lebih baik,” ujarnya.









