Buser Official NET, Bima-Melalui Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP) melakukan audiensi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima. Pertemuan ini menjadi langkah awal membangun komunikasi sekaligus menjajaki kolaborasi dalam isu-isu strategis keperempuanan.
Diskusi berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Kedua pihak membahas tantangan yang dihadapi perempuan, mulai dari lingkup keluarga hingga peran di ruang publik, pendidikan, dan pembangunan daerah. Isu peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga juga menjadi sorotan utama.
Ketua Bidang PP HMI MPO Bima menegaskan komitmen organisasinya terhadap isu kesetaraan gender dan perlindungan hak perempuan. Ia menilai perempuan memiliki potensi besar yang perlu didukung melalui program pemberdayaan yang terarah.
“Kami ingin membangun sinergi dengan PKK sebagai ujung tombak pembinaan keluarga. Harapannya, perempuan di Kabupaten Bima bisa semakin berdaya, cerdas, dan berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PKK Kabupaten Bima menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai keterlibatan organisasi mahasiswa penting dalam memperkuat gerakan pemberdayaan perempuan di daerah.
“Isu perempuan adalah tanggung jawab bersama. Kami terbuka untuk kolaborasi, terutama dalam program yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup perempuan dan anak,” katanya.
Pertemuan ini juga menjadi titik temu kesepahaman bahwa pembangunan daerah tak bisa dilepaskan dari peran aktif perempuan. Kedua pihak sepakat untuk menjaga komunikasi dan membuka peluang kerja sama ke depan.
Kolaborasi antara HMI MPO dan PKK diharapkan tak berhenti pada wacana, melainkan berlanjut pada program konkret yang menyentuh masyarakat. Fokusnya jelas: memperkuat posisi perempuan sebagai pilar keluarga sekaligus aktor penting dalam pembangunan di kabupaten bima. (BSR004)








