Taman Literasi Gaungkan Green Movement di Rabangodu Utara, Produksi Komposter hingga Rintis Kebun Kolektif

Buser Official NETKota Bima,NTB – Komunitas Taman Literasi terus menguatkan aksi nyata melalui gerakan Green Movement dengan turun langsung ke tengah masyarakat RW 003 Rabangodu Utara. Program ini diawali dengan kunjungan reflektif ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Oi Mbo sebagai upaya melihat secara langsung dampak krisis sampah yang kian mengkhawatirkan, Senin (20/4/2026).

Dari hasil refleksi tersebut, lahirlah program Ecowoman Class & Eco-Garden Initiative 2026 yang berfokus pada edukasi dan aksi lingkungan berbasis masyarakat.

Example 300x600

Melalui pendekatan door to door, tim Taman Literasi bersama para remaja setempat mengedukasi warga, khususnya ibu rumah tangga, tentang pentingnya pengelolaan sampah rumah tangga. Kegiatan diawali dengan kelas penguatan kapasitas perempuan yang menghadirkan Yulianingsih, S.Sos., MM dari DP3A, serta dilanjutkan dengan praktik langsung pengolahan sampah organik menjadi kompos bersama Puji Laila, dosen kimia UNSWA.

Baca Juga :  Kabupaten Bima, Wilayah Strategis di Timur Sumbawa
anggota Komunitas Taman Literasi bersama warga RW 003 Rabangodu Utara berfoto usai kegiatan Green Movement

Kegiatan yang digelar usai senam pagi ini mendapat sambutan antusias dari warga RW 003 Rabangodu Utara yang mulai memahami pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Memasuki tahap lanjutan, Taman Literasi mulai memproduksi sejumlah komposter sebagai langkah awal pengelolaan sampah berkelanjutan. Tak hanya itu, persiapan pembangunan kebun kolektif warga juga tengah dilakukan sebagai bentuk pemanfaatan kompos yang dihasilkan.

Ketua Komunitas Taman Literasi, Muh. Al-Husaini, menegaskan bahwa gerakan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat.
“Solusi lingkungan itu bisa dimulai dari rumah. Yang terpenting adalah kemauan untuk bergerak bersama,” ujarnya.

Anggota komunitas Taman Literasi foto bersama dengan masyarakat RW 003 Kelurahan Rabangodu Utara.

Gerakan ini juga mendapat dukungan dari Lamberima, akun media sosial yang dikenal aktif mengangkat isu-isu lokal di Bima. Kehadiran Lamberima turut memperluas jangkauan kampanye serta memperkuat gaung gerakan di ruang digital.

Baca Juga :  Taman Literasi Kota Bima Buka Pendaftaran EcoWomenClass dan Eco-Garden Initiative

Melalui program ini, Taman Literasi menegaskan komitmennya tidak hanya sebatas edukasi, tetapi juga menghadirkan solusi konkret menuju lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

(BSR001)

<banner 500x600
banner 120x600